Berat Badan Ideal Untuk Si Kecil

Apakah anak anda terlalu kurus? Atau bahkan terlalu gemuk dibandingkan teman sebayanya? Kalau ya, mari kita baca dan pelajari artikel berikut yang akan membahas tentang berat badan yang ideal pada balita.

Bagi orang tua yang sering membandingkan tumbuh kembang anaknya dengan pertumbuhan anak lain, hal tersebut tidaklah salah, namun harus diketahui bahwa pertumbuhan tiap anak berbeda-beda, maka dari itu tidak bisa dikatakan jika anak Anda mengalami pertumbuhan yang lebih cepat atau lebih lambat.

Sebelum membedakan pertumbuhan anak Anda dengan teman- temannya, alangkah baiknya kita pahami terlebih dahulu tabel berat badan ideal anak berdasarkan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia berikut ini:

Berikut Adalah Penjelasan Dari Tabel di Atas:

Berat badan anak yang kurang berdasarkan tabel diatas, menandakan bahwa anak mempunyai berat badan yang kurang dari berat badan ideal anak seumurannya. Maka dari itu, anak perlu asupan makanan dengan gizi yang lebih baik untuk dapat meningkatakan berat badannya.

Sedangkan, berat badan anak yang melebihi dari tabel diatas, menandakan bahwa anak mempunyai berat badan yang melebihi anak seumurannya atau dapat disimpulkan bahwa anak Anda mengalami obesitas, hal tersebut tentu sangat berbahaya bagi tumbuh kembang anak, anak akan mengalami susah gerak, sesak napas, bahkan yang paling buruk adalah mengidap penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, asma, gangguan pernapasan, dan lebih banyak lagi.

Untuk menghindari hal tersebut terjadi, maka perlu diperlukan beberapa diet rendah kalori dan pengaturan pola makan anak untuk dapat memperbaiki berat badannya.

Berikut ini adalah beberapa program yang dilakukan untuk memperbaiki gizi dan berat badan anak, diantaranya adalah:

Bila anak mempunyai berat badan yang kurang dari standar berat badan ideal, maka anda dapat melakukan program perbaikan gizi dan nutrisi untuk menaikkan berat badannya. Pahami beberapa contohnya di bawah ini :

  • Pola Makan yang teratur : Aturlah jadwal makan anak dan jangan sampai melewatkannya, hal tersebut dilakukan agar anak tidak kehilangan nutrisi penting.
  • Tambahkan porsi makan anak : Jika anak menyukai makanannya dan mereka dapat menghabiskan satu pori makanan, maka tambahkan porsi makanan mereka menjadi lebih banyak, seprti menambahkan karbohidrat (nasi), sayur,  buah, atau segelas susu.
  • Melakukan Diet tinggi kalori : Anda harus menambahkan makanan yang mengandung kalori tinggi, dengan bertambahnya kalori yang di konsumsi anak, maka hal tersebut akan mempercepat proses penambahan berat badan anak.
  • Selingi jadwal makan anak dengan minuman berkalori : Berilah anak minuman yang berkalori, seperti jus buah atau susu, hal ini kana mempercepat proses penggemukan, namun air putih juga harus dikonsumsi untuk menghindarhan anak dari dehidrasi.
  • Berilah anak menu tambahan seperti kacang-kacangan : Jenis makanan itu memiliki kadar lemak sehat yang tinggi, dan bisa menambah berat badan anak.

Hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi berat badan anak yang mengalami obesitas untuk dapat memiliki berat badan ideal, diantaranya :

  • Memberikan makanan pokok yang rendah kalori, seperti nasi merah, roti gandum, atau oatmeal
  • memberikan makanan yang mengandung banyak protein, seperti daging, kacang-kacangan.
  • Konsumsi sayur dan buah-buahan lebih.
  • Makan secara teratur, apabila anak merasa haus berilah lebih banyak air putih
  • Memberikan cemilan sehat untuk anak, yaitu buah dan sayuran