Dampak dari pola asuh permisif

pola asuh permisif

Pola asuh terdiri dari tiga cara yaitu pola asuh autoritatif, pola asuh permisif dan pola asuh otoriter. Dalam menentukan pola asuh untuk anak memang sepenuhnya berada di tangan orang tua masing masing. Sebelum menentukan pola asuh untuk anak sebaiknya anda mencari tahu tentang kelebihan dan kekurangan dari masing masing jenis pola asuh ini agar dapat menumbuhkan pribadi yang baik untuk si kecil kelak.

Dari tiga macam jenis pola asuh ini tidak sedikit orang tua yang memilih menggunakan pola asuh permisif dalam membesarkan anaknya. Alasan yang sering didengar dari orang tua mengapa memilih pola asuh permisif ini karena ingin memberikan kebebasan kepada anak mengenai kehidupannya. Dengan menggunakan pola asuh permisif ini memiliki dampak yang kurang baik bagi kehidupannya kelak. Berikut dampak dari menggunakan pola asuh permisif:

  • Anak mendjadi suka memberontak

Dari banyak ahli yang melakukan penelitian, pola asuh yang menggunakan pola asuh permisif ini memberikan kebebasan anak untuk menyatakan keinginanya. Pola asuh permisif ini tidak memberikan batasan dan tidak mengaskan anak. Di pola asuh permisif ini orang tua akan mengikuti apapun keinginan anak yang dapat membuat anak menjadi tidak emmiliki keteraturan dan juga membuat anak menjadi tidak memiliki kemampuan untuk meregulasi diri.

pola asuh permisif

Bukan hanya itu saja dengan memilih menggunakan pola asuh permisif ini orang tua jarang memberikan malah sampai tidak akan memberikan hukuman kepada anak nya. Dengan begitu dampak yang terjadi pada anak membuat anak menjadi suka memberontak, suka mendominasi dan memiliki arah hidup yang tidak jelas. Bila pola asuh permisif ini berlangsung terus menerus dapat membuat anak menjadi bertindak semaunya tanpa memikirkan dampak yang dia perbuat.

  • Anak menjadi kurang bertanggung jawab

Bila anak dibesarkan dengan menggunakan cara pola asuh permisif ini, dapat memiliki dampak anak menjadi kurang bisa dalam mengontrol diri mereka. Anak juga tidak dapat bertanggung jawab atas perbuatan yang sudah ia lakukan. Mengapa terjadi demikian? Karena pola asuh permisif ini tidak memiliki batasan dari para orang tua nya malah cenderung orang tua akan selalu mengikuti keinginan dari anak mereka.

  • Anak menjadi manja dan kurang bisa mengendalikan diri

Pola asuh permisif ini memiliki keuntungan bagi orang tua dan anak nya karena dapat membuat hubungan mereka menjadi hangat namun juga memiliki dampak anak kurang terkontrol dari orang tua. Menurut para ahli orang tua akan bersikap lunak yang berefk kepada anak menjadi manja, egois tidak disiplin serta mudah menyerah. Bukan hanya itu saja dengan menggunakan pola asuh permisif ini membuat anak menjadi kurang percaya diri sekaligus kurang bisa mengendalikan dirinya sendiri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*