Membuat Si Kecil Senang Belajar

Dalam dunia sekolah, belajar merupakan hal yang terpenting untuk para siswa untuk dapat mengerjakan tugas-tugas dari sekolah. Tidak hanya sebagai sesuatu yang wajib, namun dengan belajar para siswa dapat mengukur tingkat kepintaran mereka ketika dapat menyelesaikan tugas dan mendapat nilai bagus dari usaha-usaha yang telah mereka lakukan.

Namun, tidak jarang bahkan sebagian besar siswa sekolah malas untuk sekedar mempelajari bahkan mengingat ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepada mereka. Tetapi ada sebagian dari  mereka yang antusias untuk menguji seberapa banyak ilmu yang mereka punyai dan bersemangat ketika Ujian tiba.

Berikut ini beberapa hal yag menyebabkan anak malas untuk belajar, diantaranya adalah :

  1. Sulit untuk berkonsentrasi terlalu lama dan untuk focus pada satu titik yaitu buku pelajaran.
  2. Tidak menyukai dan cenderung membenci mata pelajarannya
  3. Bosan dengan cara belajar yang terlalu formal dan tidak mengasikkan.
  4. Kecanduan Gadget dan susah untuk mengacuhkannya
  5. Tidak ada pembimbing yang mengajarinya
  6. Terlalu menggap sepele dunia sekolah
  7. Tidak merasa tertantang

Jangan terlalu mengkhawatirkan ya,  karena artikel ini  akan memberikan beberapa cara agar anak mau belajar tanpa paksaan, diantaranya adalah:

  1. Membelikan anak buku pelajaran yang menarik untuk dibaca, tidak hanya berisi pelajaran penting, namun buku yang dipilih harus menarik dan tidak membosankan untuk anak, penuhilah ruangannya dengan ragam buku bacaan tersebut.
  2. Buatlah tempat belajar nyaman dan Misalnya dengan mencat tembok kamar dan menggambarnya dengan tokoh favorit anak.
  3. Sediakan alat bantu belajar yang megasikkan, contohnya spidol, sempoa warna warni, kertas warna, dan musik yang ceria
  4. Membimbing anak sewaktu belajar dengan riang, contohnya dengan nyanyian atau irama yang akan membuat anak tidak bosan.
  5. Membuat jadual belajar sekreatif mungkin agar jadwal anak lebih terstruktur
  6. Fokus di bidang yang dikuasai anak, jangan memaksa anak untuk memahami dan mahir dalam semua bidang ilmu
  7. Memberikan waktu istirahat di sela-sela kegiatan belajar
  8. Selalu memberikan dukungan kepada anak untuk dapat mencapai cita-citanya.
  9. Memberi penghargaan kepada anak yang berprestasi. Agar selalu ada motivasi belajar pada anak.
  10. Mengajakan anak berekreasi setelah ujian, agar menghilangkan kepenatan.

Namun, tak jarang ada beberapa tipe orang tua yang tidak mengindahkan poin-poin di atas dalam mendidik anaknya, hal inilah yang sering memperkeruh keadaan, contohnya :

  1. Memaksaan kehendak pribadi kepada anak
  2. Menuruti semua kemaua anak, sehingga mereka mempunyai sifat manja dan terlalu menyepelekan kewajiban.
  3. Hanya menyuruh tanpa memberikan contoh
  4. Terlalu takut jika anak mengambil risiko, misalkan memilih pilihan atas dasar hatinya sendiri.
  5. Memberikan hukuman apabila anak tidak dapast menyelesaikan tugas, hal ini dapat mengakibatkan trauma pada psikis anak tersebut.